Palangka Raya, 15–16 Desember 2025 Langit Kalimantan Tengah di SMAN 3 Palangka Raya menjadi saksi semaraknya Fosen (Festival Olahraga dan Seni) tingkat SMA/SMK se-provinsi. Pelajar dari berbagai penjuru hadir, membawa semangat muda yang menyala, menyatukan olahraga dan seni dalam satu panggung kebersamaan.

Di antara riuh sorak dan derap langkah, SMA Negeri 2 Laung Tuhup turut menorehkan jejak. Tiga peserta didik terbaik Arif dan kawan-kawan dikirim sebagai wakil sekolah untuk bergabung dengan TIM Selection SMA se-Kabupaten Murung Raya dalam cabang bola voli. Mereka berdiri di lapangan dengan seragam sederhana, namun hati penuh harapan.

Pertandingan berlangsung sengit. Smash keras, blok kokoh, dan strategi penuh siasat mewarnai setiap set. Namun, takdir kali ini belum berpihak. Tim voli Murung Raya harus mengakui keunggulan lawan, pulang tanpa membawa tropi kebanggaan. Kekalahan itu terasa perih, namun bukan akhir dari segalanya.

Justru dari lapangan itulah lahir sebuah kesadaran: bola voli bukan sekadar adu keterampilan individu, melainkan tarian kekompakan tim. Sebuah permainan yang mengajarkan bahwa kemenangan hanya lahir dari kebersamaan, saling percaya, dan semangat yang berpadu.

Arif dan kawan-kawan pulang dengan kepala tegak. Mereka membawa pelajaran yang lebih berharga daripada piala: motivasi untuk terus berlatih, memperbaiki diri, dan menumbuhkan solidaritas. Kekalahan menjadi guru, dan semangat menjadi bekal untuk masa depan.

Fosen 2025 bukan hanya festival olahraga dan seni, melainkan juga panggung pembelajaran hidup. Di sana, anak-anak muda Kalimantan Tengah belajar bahwa kemenangan sejati adalah keberanian untuk bangkit kembali, meski pernah jatuh.

Penulis: KN